HARU BIRU KEKASIH YANG MERINDU

Sunday, May 20, 2007

kemana anak-anak kita itu

kemana anak-anak kita itu...
kemana anak-anak yang dilahirkan bangsa ini
kemana...
anak-anak yang dilahirkan sejarah tiga setengah abad
dengan keringat,airmata,tetesan darah.
kemana...

siapa yang berani-berani menculik mereka
siapa yang berani-berani membuang mereka

aku melihat anak-anak itu lari tunggang langgang
dikejar rasa takut yang mencekam
aku melihat anak-anak itu bertiarap
aku melihat anak-anak itu ngumpet di bawah semak-semak zaman.

kematian...
bukanlah tragedi..
kecuali kita curi hak dari tuhan untuk menentukannya
kematian bukan untuk ditangisi
tapi apa yang menyebabkan kematian itulah yang harus diteliti

nyawa badan, nyawa rohani, nyawa pikiran,
nyawa hak untuk hidup tentram,
nyawa...nyawa...nyawa...
nyawa itu dihembuskan oleh tuhan
dielus elus dan disayang-sayang..

bahkan nyawa setiap ekor coro
bahkan nyawa cacing yang menggeliat geliat
disusun tuhan dalam tata kosmos keseimbangan

Tuhan sangat bersungguh sungguh dalam mencintai
setiap tetes embun yang ia tampung diatas sehelai daun
Tuhan menyayangi dengan sepenuh hati setiap titik debu
yang beterbangan di tengah ruang persemayamannya

tapi kita iseng sesama manusia
kita tidak serius terhadap nilai-nilai
bahkan terhadap tuhanpun
kita bersikap setengah hati....

masya alloh....
apa sih yang nancap di ubun-ubun kepala kita ini
di akar kepala kita ini
di dada kita ini
sehingga sedemikian rajin kita tanam dendam dan kebencian
bukannya kelembutan atau kasih sayang

Labels: ,

1 Comments:

At May 20, 2007 at 3:32 PM , Anonymous Anonymous said...

wow keyen....

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home